KATAKANLAH KEPADA ORANG LAKI - LAKI YANG BERIMAN HENDAKLAH MEREKA MENAHAN PANDANGANNYA , DAN MEMELIHARA KEMALUANNYA ; YANG DEMIKIAN ITU ADALAH LEBIH SUCI BAGI MEREKA , SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA MENGETAHUI APA YANG MEREKA PERBUAT.
an nur : 30
KATAKANLAH KEPADA WANITA YANG BERIMAN : HENDAKLAH MEREKA MENAHAN PANDANGANNYA , DAN MEMELIHARA KEMALUANNYA , DAN JANGANLAH MEREKA MENAMPAKKAN PERHIASANNYA , KECUALI YANG ( BIASA ) NAMPAK DARIPADANYA . DAN HENDAKLAH MEREKA MENUTUPKAN KAIN KUDUNG KE DADANYA , DAN JANGANLAH MENAMPAKKAN PERHIASANNYA...
an nur : 31
INILAH.COM, Jakarta - Penelitian Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan jumlah remaja yang pernah berhubungan seks alias making love (ML) semakin tinggi. Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh prihatin atas hal itu.
Hal itu dikatakan dia di Jakarta, Kamis (19/8). Hasil penelitian tersebut memperlihatkan 68 persen remaja pernah berhubungan seks, dan 87 persen menonton film serta video porno. "Sudah sepatutnya memang pendidikan seks masuk dalam kurikulum pendidikan kita, mengingat fakta dan fenomena yang berkembang di masyarakat saat ini, terutama di kalangan para anak didik kita," tutur Angelina.
Mantan Putri Indonesia ini juga menilai, perilaku pergaulan yang cenderung mengarah pada berlangsungnya seks bebas di kalangan remaja, merupakan ancaman cukup serius bagi generasi muda harapan bangsa kita. "Mengingat, efek yang ditimbulkan tidak hanya berkaitan dengan semakin merebaknya PMS termasuk penyebaran HIV/Aids yang cenderung semakin bertambah, tetapi juga menyangkut isu kesehatan dan etika moral yang mulai semakin meluntur," ujarnya.
Angelina juga mengimbau, terlepas dari mendesaknya masalah tersebut ditanggulangi, maka perlu suatu aksi sosialisasi gencar, agar tidak menimbulkan kontroversi di ranah publik, sebab hal itu merupakan masalah sensitif. "Program ini harus benar-benar disosialisasikan secara gencar, dengan melibatkan banyak komponen masyarakat, termasuk para pemuka agama," tegasnya.
Sebab, menurut dia, jangan sampai sebuah ide dan kreativitas positif, lalu dijalankan secara kurang rapih, malah menimbulkan antipati atau apriori. "Kami di Dewan juga terus melakukan upaya konkret menurut kapasitas serta kemampuan yang dimiliki. Ini masalah bersama kok," pungkas Angelina.
0 comments:
Post a Comment
sabar ya, komentar anda akan kami moderasi terlebih dahulu. laporkan kepada kami apabila ada post yang masih berbentuk kiri ke kanan. nuhun